pertama kita akan mempelajari prinsip dasar dari motor DC, dengan rangkaian seperti d bawah ini
pada rangkaian tersebut kita lihat terdapat 2 N dan S, sumber daya, brush, konduktor yang di bentuk persegi yang di hubungkan dengan silinder yang terbelah menjadi dua (isolator), magnet yang di gunakan dapat berupa magnet permanent ataupun kumparan yang di aliri listrik sehingga akan terjadi medan magnet,
masih ingat prinsip tangan kiri Flemming? kita akan menggunakanya lagi untuk menentukan arah putaran dari konduktor yang kita gunakan,
jika kita mengacungkan jempol dan jari telunjuk, sedangkan jari tengah mengarah ke kanan, maka kita dapat mengetahui arah arus pada rangkaian tersebut, arah jempol menunjukan arah gerakan rangkaian, jari telunjuk menunjukan arah arus magnet (dari N ke S), sedangkan jari tengah menunjukan arah arus yang mengalir pada rangkaian, maka pada rangkaian di atas akan berputar clockwise,
berikutnya kita akan membahas lebih lanjut
ini adalah gambar tampak depan dari motor DC, dimana terdapat 2 kutub magnet, 2 coil (gulungan kawat konduktor) yang di hubungkan dengan satu poros, dengan sistem yang sama seperti rangkaian yang pertama tadi.
dan gambar di atas adalah silinder pada rangkaian yang pertama tadi, commutator ini di hubungkan dengan brush yang di hubungkan dengan catu daya, jika catu daya di nyalakan maka arus listrik akan mengalir pada brush, commutator, dan coil, saat coil di aliri listrik maka akan timbul emf dan mendorong coil ke arah clockwise, commutator yang mengikuti putaran coil juga akan bekerja, saat coil mendekati kutub magnet yang lain, maka commutator yang tadinya ikut berputar akan kontak dengan brush yang lain sehingga arah arus nya akan berubah yang menyebabkan gaya dorong lagi pada coil dan begitu selanjutnya, semakin banyak coil maka gerakan motor akan semakin halus.
untuk lebih memahami cara kerja nya silahkan lihat video berikut ini
sekian dari postingan kali ini semoga bermanfaat terimakasih





